My Corner (Happy Think, Happy Life)

Wonderful Wife is Wonderful Women

Perempuan, dalam perjalanan zaman seringkali dilecehkan, bahkan dihinakan lebih hina kedudukannya daripada hewan. Sejarah Islam mencatat, pada zaman Jahiliyyah dahulu anak-anak perempuan dikubur hidup-hidup karena mereka merasa perempuan hanyalah membawa aib bagi keluarga mereka. Bagaimanakah dengan istri-istri mereka, padahal istri-istri mereka adalah perempuan juga?

Islam datang di tengah kelamnya zaman hingga mendudukkan para wanita menjadi mulia. Seperti yang dikatakan oleh Umar bin Khattab, ““Pada masa jahiliyah, wanita itu tak ada harganya bagi kami. Sampai akhirnya Islam datang dan menyatakan bahwa wanita itu sederajat dengan laki-laki.” (sumber :www.was-was.com)

Ya, perempuan setelah datangnya Islam menjadi lebih terangkat kedudukannya. Dan sudah sepantasnya perempuan masa kini yang telah diberikan fasilitas dan kebebasan sama seperti lelaki, mensyukurinya.

Kebanyakan orang menganggap seorang perempuan dikatakan hebat adalah perempuan yang sukses dalam kariernya, hidupnya mapan, bisa membantu suaminya dengan memiliki penghasilan sendiri. Tapi apakah hal itu mutlak? ooh.. tentu saja tidak. Banyak juga kok perempaun hebat dalam kariernya tapi hancur dalam rumah tangganya. Ia gagal dalam mendidik dan mengurus anak dan suaminya. Dan banyak juga perempuan yang berhasil dan hebat dalam urusan karier, namun dia juga adalah seorang ibu dan istri yang hebat. Namun dalam kebebasan yang dimiliki oleh perempuan, janganlah lupa akan hakikat yang sebenarnya.

Pernah saya mendengar suatu perkataan, “Perempuan itu tak akan jauh dari sumur, kasur dan dapur”. Jadi perempuan harus memahami hakikatnya yang akan menjadi seorang istri dan mitra bagi seorang laki-laki.  Mitra bagi lelaki yang dikasihinya dan ridho akan kepemimpinannya di dalam rumah tangga.

Setiap rumah tangga pasti ingin keluarganya Sakinah, Mawaddah, dan Warrahmah. Nah, untuk mewujudkan ini semua, tentu saja peran istri (wife) tak bisa lepas  dari perwujudan ini-selain dari peran laki-laki juga-.  Dan semuanya akan menjadi sebuah keniscayaan jika muaranya menunjuk pada satu kata,  “Wonderful Wife “.

Nah, sebenarnya apa  sih Wonderful Wife itu? bagaimana kriteria seorang wanita bisa dikatakan sebagai Wonderful Wife? Dan bagaimana cara mewujudkannya? Kalo menurut saya ada tiga kriteria seorang wanita bisa dikatakan istri hebat atau Wonderful Wife :

1. Beriman kepada Allah SWT

Seorang wanita jika menikah harus mempunyai kriteria ini yang harus dipilih oleh seorang laki-laki yang akan menjadi suaminya yaitu istri yang Beriman kepada Allah Swt. Seorang istri yang sudah beriman kepada Allah SWT, maka dia akan melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Seorang istri yang sudah beriman kepada Allah SWT akan menjadi partner yang hebat bagi suaminya karena dengan begitu ia akan berkhidmat, menaati segala perintah suaminya dalam koridor kebaikan. Istri yang sudah beriman akan menyayangi anak-anaknya, keluarganya (keluarga kecil dan keluarga besar dia dan suaminya) dan juga sayang kepada orang tua serta mertuanya. Dia tak akan mau bertindak bodoh yang akan membawa dirinya pada kecelakaan di akhirat nanti.  Dia akan rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk keluarga tercintanya. Sang istri pun harus selalu rajin beribadah dan mengistiqomahkan amal salihnya.

“Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.” (Kata mutiara Islam, sumber : www.was-was.com)

2. Berpendidikan Tinggi

Pasti kita semua sering dengar kalimat yang sering dinasihatkan oleh orang tua kita, “Carilah pasangan yang paling baik bibit, bebet, dan bobotnya.” Apa maksud dari bibit, bebet, dan bobot?

Bibit artinya memang keturunan yang baik. Maksudnya adalah orang tua calon adalah orang baik-baik. Orang-orang yang selalu melakukan kebaikan dalam segala kesempatan, dan kebaikan ini tidak bergantung dari kekayaan atau kekuasaan. Bebet artinya kekuasaan. Orang yang memiliki bebet artinya adalah orang yang mampu menguasai dirinya. Jadi kekuasaan ini maksudnya adalah orang yang ‘menguasai hawa nafsunya’. Orang yang menguasai dirinya sendiri adalah orang yang spiritual. Jadi bebet kaitannya adalah pada pengetahuan (spiritual) seseorang. Sedangkan Bobot artinya kekayaan. Namun yang dilihat bobotnya adalah yang laki-laki, karena ia yang akan mencari nafkah bagi keluarganya kelak. Tapi yang dimaksud kekayaan ini sifatnya longgar.. Sesuai persepsi tiap orang masing-masing (sumber : disini).

Jika menilik dari kriteria bibit, bebet dan bobot tadi, menurut saya wonderful wife itu adalah yang berpendidikan tinggi. Boleh saja dia memiliki gelar sarjana (S1, S2 bahkan S3), agar dia bisa menjadi teladan dan kebangaan bagi anak- anaknya. Karena akan berbeda seorang istri yang memiliki pendidikan sarjana dengan yang berpendidikan sampai SD  dalam mendidik anak. Namun hal itu memang bukan jaminan mutlak akan keberhasilan mental dan masa depan anak-anaknya kelak. Yang dimaksud berpendidikan tinggi disini adalah selain seorang istri itu berpendidikan tinggi dalam hal ilmu pengetahuan (otak) namun juga berpendidikan tinggi dalam hal mental, sopan santun, tata krama, pelajaran hidup dan spiritualitasnya. Sehingga nanti bisa mengantarkan anaknya menuju  kesuksesan. Tidak hanya sukses dunia saja, namun juga kesuksesan akhiratnya.

Cara apa yang bisa mengantarkan mengantarkan seorang istri meraih pendidikan tinggi? tentunya dengan rajin membaca, dan belajar dari pengalaman. Baik itu pengalaman orang lain maupun diri sendiri. Karena pengalaman adalah guru terbaik yang akan mengantarkan seseorang menjadi bijak

3. Multi Talent

Seorang istri yang hebat adalah seorang istri dengan banyak kemampuan(talent) yang dimilikinya. Tapi bukankah manusia itu adalah makhluk lemah dan banyak kekurangan, apalagi seorang perempuan?

Ya, memang manusia adalah makhluk lemah tak berdaya dan memiliki banyak kekurangan. Apalagi  yang namanya perempuan. Perempuan memang  sering disebut-sebut sebagai makhluk yang lemah. Tapi ajaibnya, dengan sebuah energi makhluk lemah itu bisa berubah menjadi makhluk yang luar biasa. Energi cinta yang dimiliki dari seorang perempuan yang telah menikah dan menjadi seorang istri justru merubah dan menyulap mereka. Seorang istri tiba-tiba menjelma menjadi seseorang yang multi talent, banyak bakat. dari yang tadinya gak bisa masak, demi keluarganya menjadi koki yang handal. Dari yang tadinya pemalas menjadi sangat rajin. Dari yang tadinya teledor menjadi sangat telaten. Ia bisa menjadi  asisten dan pelayan  bagi suami dan anak-anaknya. Bendahara keuangan bagi keluarganya. Supir antar jemput ke sekolah bagi anak-anaknya. Tukang kebun di rumahnya sendiri. Guru bagi anak-anaknya saat mengerjakan PR. Teman saat anak-anak dan suaminya bermain. “Jam Weker” yang mengingatkan anak-anak dan suaminya saat waktu solat, makan, mandi dan pergi ke kantor ataupun ke sekolah. Dan tempat yang nyaman untuk bersandar saat suami dan anak-anaknya butuh di dengar, butuh nasihat, dan di kala sedih.

Seorang istri pun bisa mengerjakan semua pekerjaan dalam satu waktu sekaligus. Dia bisa mengepel sambil memasak. Bisa mencuci sambil mengurus anak. Bisa Menyetrika sambil menemani anak-anak menonton. Bisa  menyuapi anak-anaknya sambil bermain. dan berbagai kegiatan rumah tangga dalam satu waktu. Bahkan luar biasanya seorang wanita itu adalah, dia bisa bekerja (wanita karier) setelah semua urusan anak dan rumah tangganya selesai ia kerjakan.

Teman   saya (seorang laki-laki) pernah berkata, “Hebat seorang perempuan itu. Konsentrasinya bisa terpecah-pecah. Dia bisa mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu dan semuanya beres. Tidak seperti kami kaum lelaki. Konsentrasi kami hanya satu. Dan kami hanya bisa mengerjakan satu pekerjaan dalam satu waktu. Jika konsentrasi kami terpecah, maka kami tak kaan pernah bisa menyelesaikan pekerjaan itu.”

Wah.. saya merasa bangga menjadi seorang perempuan.

Semua yang terjadi pada seorang wonderful Wife ini ternyata ada rahasianya lho. Menurut saya, semuanya berfokus pada pandainya ia dalam manajemen waktu dan manajemen dirinya. Seorang istri yang pandai mengatur waktunya tentu saja semua pekerjaan rumah tangga dan mengurus anaknya akan selesai dalam satu waktu. Lain halnya jika ia bangun kesiangan, mengerjakan pekerjaan rumah tangga sambil nonton sinteron dan ngerumpi di telpon. Pergi keluyuran shopping dan arisan saat anak dan suaminya membutuhkannya di rumah. Wuuiiih.. pasti akan kacau balau dan gak akan beres-beres kerjaannya tuh!. Begitu juga dengan pandainya ia mengatur dirinya. Jika dia pandai mengatur (manaje) diri, dengan cara menahan segala hawa nafsunya dan terus memelihara sikap dan pikiran postif maka dia tidak akan pernah berkeluh kesah, marah-marah, tidak sabaran, suka memukul, tidak puas terhadap jerih payah suaminya. Seorang istri yang pandai mengatur dirinya, ia hanya punya dua prinsip dalam hidupnya.

Jika tidak bisa bisa bersabar, ya bersyukur

So.. Wonderful  Wife is Wonderful Women. Jika ingin mengatakan seorang perempuan adalah perempuan hebat, maka tanyakanlah pada anak-anak dan suaminya. Karena istri hebat (Wonderful Wife) adalah perempuan yang hebat (Wonderful Women), namun perempuan hebat belum tentu ia adalah istri yang hebat.

***

Tulisan saya ini saya persembahkan untuk  GA (Give Away) yang saya ikuti di blognya mba Ida Nur Laila. Ide yang begitu saja keluar dari hasil perenungan dan pengetahuan saya dari buku bacaan  yang saya baca. Saya tau info ini dari komunitas warung blogger di FB. Mendengar nama Ida Nur Laila, serasa tidak asing. Dan ternyata, saya telah megenalnya lewat sebuah buku (merupakan kado pernikaahan saya dari salah  saeorang sepupu)  “Di Jalan Dakwah Kugapai Sakinah”. Mba Ida yang menyampaikan semacam pendahuluan, “Penuturan Seorang Istri”  dalam buku karya suaminya ini, Bapak Cahyadi Takariawan.

Dan syukur Alhamdulillah, Allah telah memberi saya kesempatan untuk ikutan GA yang diadakan oleh mbak Ida dan berkunjung ke Blognya beliau.

Bagi saya blognya beliau sangat sederhana. Namun kesederhaanaan yang ditampilkan sepertinya menunjukkan sifat asli dalam dunia nyatanya. Seorang ibu yang kaya (kaya akan harta berupa banyaknya anak yang telah Allah titipkan kepada beliau) namun sederhana, kesederhanaan yang melahirkan keindahan. Tampilan warna blognya menarik karena font huruf yang enak dibaca, dan  tidak banyak pernak-pernik logo ataupun aksesories lainnya sehingga membuat nyaman untuk membacanya.  Ada baiknya coba ditambbahkan widget jam, supaya lebih menarik dan jadi tidak lupa waktu. Yang menjadi kritikan bagi saya adalah background dibelakangnya yang berwarna cerah (kurang gelap) sehingga membuat warnanya hampir bertabrakan dengan lembaran postnya. Sebaiknya warna backgroundnya digelapkan sedikit  dari lembaran post tulisan yang berwarna putih agar lebih nyaman (karena saya liatnya di laptop jadi agak terganggu, agak silau secara keseluruhan) Selain itu, dengan theme yang dipakai  saya sulit sekali untuk berkomentar. .

Biasanya ada beberapa theme yang membuat pengunjung dengan pemilik blog menjadi akrab adalah komentarnya.  Beberapa Blog yang saya kunjungi setelah komentar ada select profile: Google Account, Live Jurnal, WordPress, Type Pad, AIM, Open ID, Name/URL, Anonymous. Sedangkan di Blog nya Mba Ida, tidak ada Name/URL. Sehingga perlu mengutak-utik dan usaha yang keras berkali-kali agar komentar saya bisa masuk. Ya, hal ini saya gak tahu. Apa memang saya yang belum bisa masuk dengan cara yang cepat (masih gaptek) atau memang dari sananya seperti itu pilihan di kolom komentar dari Theme yang ada, saya gak tau. Tapi yang pasti secara keseluruhan content dan theme blognya menarik dan membuat nyaman untuk membaca.

ARTIKEL INI DISERTAKAN DALAM GA ” WONDERFUL WIFE” By Ida Nur Laila

sumber foto :
http://wanitamuslimah02.blogspot.com

Iklan

9 comments on “Wonderful Wife is Wonderful Women

  1. Susindra
    Maret 9, 2014

    Ahai… lengkap lengkip lengkup ulasannya.
    Semoga sukses ya mbak. DL-nya besok ya. Semoga besok ada waktu menulis.

  2. Euisry Noor
    Maret 9, 2014

    Nuhun tipsnya, Mbak… Semoga bisa mencapai itu :’)

  3. damae
    Maret 9, 2014

    lengkap sekali artikelnya, mak.. sukses buat GA nya ya..

  4. Muna Sungkar
    Maret 10, 2014

    Setuju… Jd perempuan hrs berpendidikan tinggi krn dia akan jd sekolah pertama utk anak2nya 🙂
    Sukses GA nya Mbak 🙂

    • ayundaslamet
      Maret 10, 2014

      iya sama-sama mba Muna.. mba Muna juga ikutan khan? saya mau BeWe ah ke Blognya Mba Muna.. udah lama gak berkunjung ke Blognya mba Muna nih.. heheh

  5. azzahroh1995
    Maret 25, 2014

    berkunjung ya…makasih tulisannya menarik deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 8, 2014 by in Tulisan untuk Lomba Blog dan Give Away.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 42,724 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: