My Corner (Happy Think, Happy Life)

Papah Is Awesome Father

Papah..Beliau adalah lelaki yang amat dekat denganku. Tak segan-segan aku bertukar pikiran, curhat padanya. Begitu juga sebaliknya. Karena (bagiku) mamah lebih galak dari papah. Walaupun galaknya mamah adalah ingin melindungi dan mendidik anak-anaknya.
Dibalik sikap mamah tersebutlah yang menjadi alasanku nyaman dengan papah. Tetapi bagi papah aku adalah anak sulung yang kepada siapa lagi dia harus bercerita selain kepada istri dan anaknya.

Aku memang dididik untuk tidak berpacaran ataupun dekat dengan seorang laki-laki yang kusuka. Alasan mamah  sangat simpel karena aku masih kecil dan belum cukup umur. Padahal benih-benih rasa cinta terhadap lawan jenis sudah ada sejak aku kelas dua SMP. Walhasil sejak aku SMP hingga SMA aku hanya bisa jadi pengagum rahasia saja.

Walaupun begitu, kedua orang tuaku tidak melarangku untuk mempunyai teman laki-laki. Sehingga saat SMA, aku yang sudah paham arti dari orang tuaku melarang berpacaran mengalihkannya dengan mencari teman sebanyak-banyaknya. Sehingga hampir setiap minggunya teman-temanku yang kebanyakan laki-laki main ke rumah. Hal itupun berlangsung hingga aku kuliah. Sehingga otomatis rumah orang tuaku itu adalah basecamp bagi mereka. Dan kedua orang tuaku, terutama papah merespons positif sehingga mereka  menjadi teman mengobrolnya.

Papah juga adalah malaikat dan bodyguard bagiku. Bagaimana tidak, disaat kuliah banyak sekali undangan teman-teman yang menikah. Aku yang tak pernah diijinkan “jalan” dengan laki-laki, papah dengan sukarela mengantarku ke undangan temanku tersebut, hanya berdua. Aku dan Papah. Selain itu disaat genting dan mendadak beliau selalu ada membantuku.

Meski teman laki-lakiku banyak, tapi tidak dalam hal yang serius. Lulus SMA, ada seorang teman dari tempatku pesantren kilat, datang melamar. Mamah dan papah tentu saja tak setuju karena aku saat itu baru saja lulus. Sehingga saat semeter empat aku kuliah, aku diijinkan untuk mempunyai “seseorang”. Aku mengenalkan “seseorang” tersebut kepada kedua orangtuaku. Papahku hanya menyambutnya dengan sikap yang dingin. Kami pun tak melanjutkan ke hubungan selanjutnya. Akhirnya beberapa bulan aku pun mendapat penggantinya. Dia berniat melamarku. Awalnya mamah setuju dengan orang ini, tapi papah tidak. Beliau  jelas-jelas menolaknya, karena bagi papah karakter laki-laki (calon pendampingku) ini tidak cocok untukku. Akhirnya aku menyerah dan pasrah, daripada kualat.

Hingga secara tak sengaja aku mengenal seseorang via medsos. Awalnya aku tak menanggapinya dengan serius karena masih patah hati dan takut penolakan dengan kejadian sebelum-sebelumnya. Aku pun meminta curiculum vitae dia (kayak ngelamar kerja aja yah? hehe). Kedua orang tuaku pun memintanya untuk datang ke rumah.

Dia pun datang. Tak disangka, papahku begitu hangat kepadanya. Seperti ada “Click” antara mereka. Dan kami pun berencana menikah beberapa bulan kemudian.

Niat semula ingin mengadakan pernikahan sederhana  tetapi  malah terbentur dengan keinginan nenek yang ingin mengadakan hajatan pada umumnya, karena keluarga mamah dan papah adalah keluarga besar. Selain itu beberapa bulan sebelumnya mamah kena tipu oleh temannya. Bayangan hasil investasi yang akan meraih untung malah berujung buntung dan membuat mamah frustasi dan uring-uringan.

 

Antara senang dan bingung. Dilema antara keterbatasan dana dan keinginan memenuhi keinginan nenek. Papah dan aku pun bergerilya menyelesaikan masalah ini. Akhirnya  mamah bersemangat lagi dan pernikahanku berjalan lancar berkat bantuan keluarga. Kedua orangtuaku panitianya. Dan Papah adalah dalang dibalik semua ini.

Artikel ini disertakan dalam Semut Pelari Give Away Time, Kenangan paling berkesan dengan papa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Oktober 15, 2013 by in Tulisan untuk Lomba Blog dan Give Away.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 41,175 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: