My Corner (Happy Think, Happy Life)

Terjatuh Dalam Luka Dalam

Move on? apaan ih move on?  istilah anak gaul yang sering bergaung tetapi gak tahu artinya.. hihi..

Dan taraa.. akhirnya saya menemukan apa itu move  on via mbah google. Dan setelah saya rangkum dari berbagai sumber ternyata artinya adalah..

Move On itu adalah kondisi dimana ketika kita terpuruk, jatuh atau galau karena putus cinta kemudian kita bisa bangkit dan bergerak maju dengan atau tanpa dia dan juga bisa berarti bergerak maju ke lain hati..

Dan ada juga yang mengartikan kondisi ketika kita galau oleh sesuatu kemudian kita bisa bergerak maju, tidak berlarut-larut dalam kegalauan   dan melupakan semua kegalauan itu..

Ooh..ternyata itu maksudnya..

Tapi nih ngomong-ngomong move on.  Mudah-mudahan aja ada pengalaman sama dan kita bisa move on sama-sama. Setuju Gak?

Waktu aku baru semester 4 kuliah dan masih unyu-unyu nya (pede abis yah..?hhehe). Aku pernah suka sama seseorang. Sebenarnya sih awalnya kami hanya berteman biasa, dan aku juga udah nganggap dia kaya sahabat karena ketika minta tolong, sharing atau apapun dia selalu ada. Ketemunya juga dalam suatu acara.

Naah..tak terasa waktu berjalan Dua tahun. Ternyata benih-benih cinta itu pun makin tumbuh dan berkembang. Yang awalnya temen pun malah jadi demen.. (suit-suit..) . Rasanya hari-hariku selalu di penuhi oleh bunga.

Hari-hari di jalani. Aku sih sebenarnya gak seperti pola pacaran pada umumnya yang sering ada Wakuncar.. ataupun jalan-jalan bareng. Lagian pikirku ngapain juga sering-sering ketemu. Jadi ya cukup via telepon sajalah..

Nah suatu hari, si Doi ngajak aku main ke rumahnya. Karena orang tuaku tak mengijinkan aku pergi berduaan ke rumahnya apalagi rumahnya agak jauh dari rumahku. Aku di kota dan ia di sebuah perkampungan nan indah yang terkenal dengan obyek wisata yang romantis. Jadilah aku pergi ke rumah si doi bertiga dengan adik bungusuku. Disana kami pun disuguhi dengan ikan goreng yang kriuk..kriuk menggugah selera yang ia ambil dari kolam ikan yang ada di rumah orang tuanya, sampai-sampai adikku yang paling malas makan ikan tapi disana? Dia lahap memakannya bahkan dua ekor ( Maruk apa Lapar dik? heehhe). Tapi sayangnya gak sempet jalan-jalan karena ujan gerimis sepanjang hari. Aku dan adikku malah numpang tidur siang di kamarnya. Lhoh?!

Setelah kesorean kami pun pulang dari rumah si doi. Dan ketika malam tiba, selepas isya ada telepon memanggil dari nomornya si doi. Aku pikir si doi, tetapi kok suara nya perempuan ya? Dan setelah kuangkat ternyata perempuan itu adalah calon istri nya si doi(pacar kali ya? da belum tunangan ini). Perempuan itu menanyakan apa hubunganku dengan si doi? Ya (dengan terpaksa) aku bilang kalo aku adalah temennya. Karena aku gak mau perempuan di seberang sana kecewa hatinya, karena aku juga adalah perempuan (ya..masa laki sih? kalo laki kan jadi jeruk makan jeruk doong ma si doi).

Ada rasa kaget setelah mendengar sebuah ucapan “Saya Calon Istrinya Si Doi”. Setelah telepon ku tutup, antara percaya dan tidak. Antara sadar dan tidak (pingsan dong ya?) Aku pun merenung. Apa iya selama ini telah membohongiku? Toh selama ini hubungan kami baik-baik aja. Dan aku langsung menghubungi si Doi untuk mengkonfirmasi kabar tersebut. Tapi ternyata..

“Nomor yang ada hubungi sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. Silahkan hubungi beberapa saat lagi.”

Sigh! Yaah.. Kabur tuh doi.

Keesokan harinya aku pun langsung ngedrop. Badanku demam, dan maaghku kambuh. Aku pun mutah-muntah. Kali karena efek stress.

Kucoba hubungi si doi bebebrapa kali dan akhirnya BERHASIL..

Ku konfirmasikan dan ku tanyakan pada si doi. dan ia bilang, memang perempuan itu adalah pacarnya dahulu tetapi mereka udah tidak ada hubungan lagi. Dia memohon maaf sambil menangis dan merayu dengan sebuah lagu yang (katanya) dia buat khusus untukku. So.. ya sudah .. hubungan ini kita lanjut!

Selama beberapa bulan ke depan gak ada masalah lagi. Trus tiba-tiba perempuan itu ngehubungi lagi pake nomor ponselnya. Dan ia tanya apakah aku masih ada hubungan dengan si Doi? Dan untuk kali ini aku (harus) bilang jujur kalo aku memang pacarnya. Perempuan itu bilang kalo si doi sebelum “bermain” denganku juga pernah beberapa kali “bermain” dengan yang lain di belakangnya jadi ini bukan yang pertama kalinya dan ia juga bilang kalo mereka juga sebenarnya belum putus. Dia bilang kamu rela dijadikan ban serepnay si doi?

Ohh..NOway..!

OMG! mimpi apa aku semalam? Aku udah ngerebut pacar orang…!

Akhirnya dengan sebuah kesepakatan kami berdua (aku dan perempuan tersebut), kami akan bertemu dan perempuan itu akan mengajak si doi. Tadinya perempuan itu bilang ia akan pasrah dan akan mengabaikan perasaannya agar si doi bisa sama-sama aku terus, tetapi sebelumnya dia bilang kalo si doi adalah cinta pertamanya di kampus. Benih-benih cinta mereka tumbuh sejak masa ospek. Aku yang haru mendengar ceritanya tersebut akhirnya mengambil sebuah keputusan.

Kami bertiga bertemu dan aku memutuskan bahwa doi harus balik dengan perempuan tersebut. Lelaki itu pun diam seribu bahasa. Dia hanya bilang, “Maafkan aku. Aku tidak bisa.” . entah apa maksud dari kata-katanya tersebut. Aku pun berkata “Aku sudah tahu keputusan kamu, kembalilah kamu.”. Mereka pun pergi entah dengan rasa apa yang berkecamuk di dalam hatinya doi. Yang pasti perempuan yang ada di smapingny akini bisa bernapas lega dan tersenyum penuh kemenangan .Perempuan itu mengirimkan SMS kepadaku, “Thank You,I’m Proud with You”

Yups.. tinggallah ku sendiri dengan hati yang hancur. Sehancur-hancurnya (saat itu). AKu terjatuh dalam luka dalam (jadi kayak lirik lagu ya?).

Setelah peristiwa itu aku jadi suka dengan lagu yang melllow -mellow dan berbau patah hati. Gue banget deh pokoknya. Aku merasa gak punya semangat. Belajar gak semangat, jalan-jalan gak semangat, kumpul ma teman-temen gak semangat. Padahal sahabat-sahabat dekatku di kampus (yang kebanyakan cowok) menghiburku, dan itu semua gak ngaruh.

Lama kelamaan..aku kok merasa kayak mayat idup yah? ga ada gairah begini. Susah payah aku berusaha move on. Cari kesibukan sana-sini biar semuanya terlupakan tetapi tetap saja gak bisa. Sehabis solat pun aku minta petunjuk pada Alloh agar di berikan jalan yang terbaik. Aku gak mau terus terpuruk. Ruginya aku (saat itu).

Hingga pada suatu hari, mungkin keterpurukan aku setelah kejadian itu terjadi selama satu tahun. Waktu yang (menurutku) sangat lama. Di suatu mesjid besar dan terkenal di kotaku diadakan acara MABIT pada malam tahun baru islam, Muharram.

Aku pun ikut menghadirinya. Tadinya aku janjian di tempat dengan seorang teman perempuan di kampusku, tetapi malah tidak ketemu. Yaa jadi aku sendiri deh disana. Aku dengerin ceramahnya dari ustadz Syaiful Islam Mubarak, Aa Gym dan ustadz-ustadz lainnya.

Karena hari sudah malam dan acaranya memang MABIT, jadilah aku menginap di tempat. Syukur alhamdulillah di tempat tersebut aku bertemu dengan teman kampusku yang lain, teh Atin. Ia mengajakku bersama-sama dengan dia, niatnya supaya ada teman. Wah kebetulan aku memang sendiri, jadilah kami bersama-sama saat itu.

Di saat yang bersamaan aku juga bertemu dengan seorang jama’ah. Dia pun datang sendirian ke sana. Dia anak baru lulus SMA (wow kupikir berani sekali dia datang kesini sendirian). namanya Tia. Kami kenal karena ternyata bibinya juga bekerja di tempat di mana aku bekerja,  semakin  kenal dan nyambunglah kami. Kami berdua saling bertukar kegalauan, karena teh Atin yang solehah itu malah asyik bertadarus sebelum tidur. Ternyata kisah cintanya lebih miris daripada aku, Dia berpacaran dengan seorang laki-laki yang sudah punya anak dan istri. Untungnya segera ketahuan, kalo gak?? kasian.

Dari berbagai kisah yang aku dengar dari Tia, ternyata aku baru sadar kalo kisahku tidak setragis yang dia alami. Aku terlalu lebay (bagiku). Disela-sela ceritanya, Tia pun bilang ,” Teh aku mah nyesel ah udah pacaran. AKu gak mau pacaran lagi. Kapok! Aku akan ihtiar tetapi gak dengan pacaran lagi. Biarkan Alloh yang mencarikannya untukku. Bukankah Wanita yang baik untuk lelaki yang baik, begitupun sebaliknya. Lelaki yang baik untuk perempuan yang baik. Jadi aku mau jadi orang yang baik-baik ah mulai sekarang. Supaya suamiku nanti juga orang baik-baik.”.

Jleb! kata-katanya..aduhai.. langsung seketika itu juga  membuatku tersadar.

Yups,Tia. Sosok yang begitu dewasa telah menyadarkan diriku.  Aku pun hanya (selalu)ingin yang terbaik dari Alloh. Bagaimana Alloh ajalah mengatur jalan hidupku. Aku juga ingin sepertimu, Tia.

Kami pun asyik bercerita  selama dua jam, hingga jam dua belas malam. Kami harus tidur, karena 2 jam lagi kami akan di bangunkan oleh para panitia untuk salat malam berjama’ah.

Saat solat malam aku pun curhat kepada Alloh agar di berikan kemudahan. Agar syetan jangan terus menggodaiku. Aku mau lelaki terbaik yang menjadi imamku kelak.

Pada pagi harinya, syukur alhamdulillah. Aku merasa jiwaku yang hilang telah kembali. Aku bisa melupakan sosok si doi yang bisa dan melupakan segala kesalahannya.  AKu merasa menjadi jiwa yang baru, bagai bayi yang baru lahir dari rahim ibunya yang suci.

Setelah Beberapa bulan kemudian aku dan Tia pun bertemu kembali. Aku senang bukan kepalang, karena ia ternyata benar-benar mendapatkan lelaki yang soleh. Ia akan menikah dengan lelaki tersebut walaupun umur calon suaminya lebih muda darinya. Akhirnya ia di jodohkan oleh Alloh melalui temannya. Begitu juga dengan diriku yang akhirnya di pertemukan Alloh dengan lelaki yang luar biasa sabar, telaten dan hebatnya yang kini telah menjadi suamiku..

Move on!..oh Move On..!

Tulisan ini diikut sertakan dalam Give Away “Ketika Cinta Harus Pergi”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 15, 2013 by in Tulisan untuk Lomba Blog dan Give Away.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 39,597 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: