My Corner (Happy Think, Happy Life)

Steak

Bulan juli itu biasanya bulan macet dan ramai. bagaimana gak, saat weekend  aja macet..cet..cet. Nah ini liburan anak-anak sekolah?  jadilah kota Paris Van Java kota tempat aku tinggal penuh. Jalan-jalan udah  kayak cendol aja. Ibu kota juga kayaknya udah pindah. Mungkin akibat adanya jalan layang pasteur.. jadi aja mobilisasi para penduduk ibukota gampang masuk dan panasnya udara ibukota pun ikut-ikutan pindah ke sini..ooh..tidakk..

Nah..nah..ini juga berlaku bagi keluarga om ku yang tinggal di Bekasi. Setiap liburan sekolah anak-anak,  ia tak lupa memboyong kedua anak dan istrinya untuk berlibur ke rumah neneknya. Sebenarnya sih bukan sekedar berlibur ke rumah nenek tetapi  juga pergi ke tempat-tempat wisata yang ada di kota ini. Om ku pun selalu mengambil cuti di kantornya untuk menyenangkan hati keluarganya. ya itung-itung Sekalian refreshing juga.

Alhamdulillahnya om dan tanteku ini baik banget orangnya. Mereka kalau berlibur enggak pernah hanya keluarga mereka saja, tetapi juga selalu membawa dan  mengajak anak-anak kakaknya alias para sepupuku. Naah berhubung sepupuku itu banyak banget karena nenekku anaknya ada 13 orang dan rata-rata anaknya nenek pada punya anak 3 orang jadi ga mungkin ngajak mereka semua. Tau kenapa? Karena sebagian besar dari mereka udah pada berkeluarga dan kebanyakan rumahnya di luar kota bahkan di luar pulau. Alhasil yang diajak hanyalah sepupuku yang masih kecil aja (Usia SD-SMA) yang rumahnya dekat dengan rumah nenek.

Pada saat liburan itulan Om dan tanteku mengajak 3 orang sepupuku yang dua orang ABG (SMP dan SMA) dan satunya masih anak bawang (Masih SD) berlibur ke tempat wisata yang ada di Lembang, Situ Umar. Om dan Tanteku pun mengajak mamahku untuk ikut. Padahal saat itu mamahku sedang gak enak badan.

“Maaf Na, saya gak bisa ikut. Saya gak enak badan. Kepala saya pusing.” Ujar mamahku kepada adik iparnya.

“Ayolah teh Yoan, ikut aja. Itung-itung refreshing.” jawab tanteku.

“Tapi nanti kalo Ceceu (mamahnya Viona) ikut, teteh pulang lagi ya.”

“Ga usah Teh Yoan. Teteh tetep aja ikut.”Ujar  tanteku kembali membujuk.

Akhirnya mamahku lah yang ikut. Jadi “orang tua”nya hanya om, tante dan mamahku.

Mamahku pun tak lupa mengajak aku, adik bungsuku dan  kakakku  beserta suaminya untuk ikut. Tetapi yang berhasil terjaring hanyalah aku. Karena kakakku baru aja sembuh dari sakit sedangkan suaminya ya jelas harus menjaga kakakku doong. kan suami siaga. Dan adikku, dia baru saja hari pertama magang karena tuntutan tugas di SMK nya. Aku pun ikutnya menyusul karena pagi-paginya ada janji dulu dengan teman.

Ternyata Situ Umar tempatnya sungguh menarik. Tiket masuk yang murah, hanya 10 ribu rupiah membuat kami terbayarkan dengan fasilitas yang ada dan panorama indahnya. Hanya satu yang disesalkan, rumah makan terapungnya tutup karena makanan yang ada di rumah makan terapung sudah ludes terjual. Lokasinya yang luas tak membuat kami semua menghilangkan moment yang bagus ini. kami pun asyik jeprat sana jepret sini. Maklumlah artis Facebook. heheheh.

Setelah asyik berkeliling hingga sore harinya kami semua kelaparan. Padahal tadi juga kami makan siang, tetapi kali ini lain. Kali ini adalah perut yang meminta untuk makan malam. Sebelum pulang ke rumah, kami pun mampir di sebuah warung steak. Namanya artis Facebook, acara makan pun pasti tak luput dari jepret-jepret.. tak terkecuali mamahku yang ikut jadi artisnya.

Dan setelah kenyang kami pun memesan makanan untuk di bawa ke rumah, oleh-oleh  untuk orang-orang di rumah.

Mamah dan tanteku pun memesan untuk oleh-oleh orang-orang di rumah.

“Ayu pesenin sekalian 4 dus steak gih. Kan di rumah ada 4 orang”, perintah mamah kepadaku  setelah tante beranjak dari meja kami untuk memesan makanan.

Aku pun memesan sesuai yang mamah perintahkan.

Tak lama kemudian pesanan pun datang ke meja kami. Kami semua kaget dengan 9 kardus steak yang ada.

“Yu, ini benar pesanan kita? kok banyak amat?” tanya tanteku.

“Iya tante.”

Dan sebelum aku menjawab untuk memberi alasan selanjutnya kepada tante Nona,

“Teh, padahal udah aja gak usah pesan lagi. Kan tadi tante udah pesan.” Kata mamahku di depan tante.

Duuuh.. bagaimana ini. Tadi kan mamah yang nyuruh aku pesan. Sekarang malah bilang gak usah..Aku kan yang jadi malunya sama si tante???!!

Tapi nasi telah menjadi bubur. 9 kardus itu kami bawa pulang juga.. dan kukira mamah akan akan membayar 4 dus steak tersebut..

Tapi ternyata..

Duuh pesanan mamahku banyak bangett..mana di bayarin pula??!!

OMG, My Mom..!!!

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Perdana Fardelyn Hacky’s Blog

OMG, MY Mom

Iklan

2 comments on “Steak

  1. Fardelyn Hacky
    Agustus 13, 2013

    Terima kasih sudah ikutan
    Tunggu pengumumannya dalam waktu dekat ini ya 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 13, 2013 by in Tulisan untuk Lomba Blog dan Give Away.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 42,724 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: