My Corner (Happy Think, Happy Life)

KKN Sweet Moment

Aku ingat sekali saat itu saat masa kuliah. Di saat harus KKN (Kuliah Kerja Nyata). Di kampusku, untuk personil kelompok KKN itu dicari sendiri. Kita bebas menentukan teman kelompok KKN. Karena jarak/ lokasi rumah kebanyakan teman-teman di kelas itu jauh-jauh, di Cimahi, Baleendah, Kopo. Maka aku pun bergabung dengan teman yang rumahnya berdekatan denganku, Kiara Condong, Gede Bage, Leuwi Panjang, dan Antapani.  Tujuan kami hanya satu, supaya kami bisa gampang berkomunikasi dan berkoordinasi. Akhirnya terbentuklah kelompok KKN ku yang terdiri atas tiga orang laki-laki dan tiga orang perempuan.

Foto saat KKN @SD Panghegar Bandung, RAmadhan 2009

Foto saat KKN @SD Panghegar Bandung, RAmadhan 2009

Bagiku, masa KKN di kampus terbilang aneh, unik dan menyenangkan. Bagaimana tidak, yang kutahu ketika para mahasiswa KKN jadwal belajar mereka libur. Tetapi di kampusku tidak. Kami masih harus berKKN sambil belajar. Berat juga saat itu ketika KKN dilaksanakan satu bulan lebih, dua minggu sebelum ramadhan hingga H-10 sebelum lebaran.  Pagi KKN, siangnya Ngampus. Ramadhan yang panas dan kering membuat kami semua merasakan letih yang luar biasa disertai  flu serta sakit tenggorokan. Untung saja, selama dua bulan tersebut dua minggu pertama kami libur sehingga kami bisa fokus.

Tempat KKN nya pun tergolong unik, bukannya di daerah terpencil tetapi di lingkungan kompleks. Karena kami berasal dari jurusan Pendidikan Agama Islam, maka kami mengisi acara pesantren kilat di salah satu SD dan masjid di komplek tersebut. Senangnya hati kami karena melihat antusias anak-anak. Puncak dari acara di masjid adalah Sahur bersama.

Awalnya kami bingung dengan terbatasnya dana yang tersedia, kami harus mengadakan seabreg acara untuk biaya operasional dan berbagai hadiah untuk menarik minat anak-anak.

“Wah, cukup gak nih kita udunannya..?” Tanyaku pada Tatang, sang ketua kelompok.

“Yah, sekarang udunannya Rp. 100.000 dulu per orang. Kalo gak cukup nanti mohon keikhlasan teman-teman untuk menambah lagi biayanya. Ini kan demi kepentingan kita bersama.” Jawab Tatang.

Akhirnya semua pun sepakat. Otomatis total yang kami himpun Rp. 600.000.

Walaupun kami semua was-was, tetapi Ramadhan memanglah bulan berkah. Alloh mengetahui kebutuhan hamba-hamba Nya dan  telah mencukupi keperluan kami. Acara Sahur yang menjadi acara puncak tepat 10 hari sebelum lebaran, di sumbang oleh seorang donatur di komplek tersebut, seorang bos sebuah percetakan. Menunya pun enak-enak, sehingga membuat kami sangat kekenyangan.

fabiayyi aalairobbikumaa tukadzibaan..
“Nikmat tuhanmu manakah yang akan kau dustakan..”

Alhasil kami pun mempunyai saldo yang lumayan dari sisa biaya KKN tersebut.  Malamnya kami pun langsung mengadakan buka bersama di sebuah jongko bakso yang enak di dekat komplek tersebut, dengan traktiran dari sang ketua.

Dari sisa saldo tersebut kami gunakan malam H-7 untuk buka bersama (lagi) sekalian penutupan/ pembubaran kelompok.. (wiih serasa pembubaran panitia saja). Awalnya kami bingung akan diapakan uang tersebut, tetapi aku mengusulkan untuk mempererat silahturahmi buka bersama di adakan di rumah salah seorang teman kami, Gugum. Karena saat itu rumah Gugum sedang kosong, keluarganya sedang tidak ada di rumah. Sang ketua kelompok pun mengusulkan untuk bakar ikan. Kami membeli peralatan bakar dan ikan untuk di bakar sebanyak 2 kilo beserta bumbunya.

Tak disangka, ternyata teman laki-lakiku pandai memasak. Merekalah yang membuat bumbu dan membakar ikan tersebut.

“Sudah para ibu-ibu siapin aja sambalnya dan alat-alat untuk makan,”  kata Tatang.

“Iya, biar memasak adalah urusan kami.” kata Gugum.

Akhirnya kami bertiga yang para srikandi membuat sambal dan menyiapkan peralatan makannya. Aku pun membuat minuman yang segar, jus markisa hasil dari pohon di rumahku.

“Alhamdulillah.. kita masih bisa berkumpul lagi ya sampai sekarang” ujar Retno.

“Iya, alhamdulillah..” Ujar kami semua.

Hampir saja kami menghabiskan ikan bakar yang telah di bakar setelah sebelumnya menyisakan untuk tuan rumah (Orang tua gugum dan saudara-saudaranya) . Seketika kami ingat, Dadang teman laki-laki kelompok kami belum datang..

sweet moment GA

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway ‘Sweet Moment’ yang diselenggarakan oleh UnTu”

(http://wamubutabi.blogspot.com/2013/07/giveaway-sweet-moment.html)

Iklan

11 comments on “KKN Sweet Moment

  1. Adininggar Khintana
    Juli 10, 2013

    wah, pasti seru banget pas acara makan-makannya..
    ramadhan ini mau buka bareng sama temen-temen lagi ga mba? 😀

    • ayundaslamet
      Juli 10, 2013

      Iya mba Adininggar Khintana.. emg seru banget.. sangat tidak bisa dilupakan..

      Ramadhan ini? kayaknya ngga mba, belum ada rencana..soalnya ramadhan sebelum2nya (setelah tahun 2009) pada susah kalo diajak ngumpul..sudah pada punya keluarga masing2.. (udah pada punya suami/istri dan anak2), kecuali sayah yang belum punya anak…jadi masih bisa berdua aja ma misua..heheeh, paling yang masih sering bersilahturahmi dan ngajakin buka bareng adalah salah seorang teman sya, Gugum..

      trus ramadhan kali ini saya belum bisa kemana2..lagi masa pnyembuhan dari sakit ..

      • Adininggar Khintana
        Juli 10, 2013

        iyya mba..emang biasanya kalo udah pisah gitu jadi susah diajak kumpul lagi. Hehe..

        oh iya, semoga cepet sembuh ya mba 🙂

  2. zaitunhakimiah
    Juli 10, 2013

    kegiatan kampus di bulan Ramadhan itu emang enak ga enak yah.. haha..
    btw, asyik juga tuh… cowok2 yang pada masak..

    Makasih sudah share ceritanya..
    Ok. Tercatat sebagai peserta ya ^^

    • ayundaslamet
      Juli 10, 2013

      Wah pemilik acount blog wamutubi ternyata namanya mba zaitun hakimiah? nama yang bagus ..baru tau saya ..hehehe

      Makasih mba.. zaitun hakimiah.. balam kenal ya mba zaitun hakimiah

      • zaitunhakimiah
        Juli 10, 2013

        hehe… makasih ^^

        salam kenal juga..
        panggil saya Mia 🙂

  3. Info Tips dan Tricks
    Juli 10, 2013

    wew,,, keren nieh

  4. Cahya Baroto
    Juli 10, 2013

    pengalaman kkn saya justru tidak menyenangkan.

    • ayundaslamet
      Juli 10, 2013

      wah.. ya ga apa2.. smuanya memang punya pengalaman masing2 mba..di buat cerita aja seru tuh kayaknya mba Cahya Broto

  5. vera astanti
    Juli 11, 2013

    Aduh, berarti itu yang terakhir gak kebagian donk yah… kasihan… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 10, 2013 by in Tulisan untuk Lomba Blog dan Give Away.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 42,724 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: