My Corner (Happy Think, Happy Life)

Lelaki itu

laki-laki 1Jangan Memilih aku bila kau tak sanggup setia..

Kau tak Mengerti aku diriku yang terluka karena cinta..

Nada panggil lagu dari Anang, Jangan memilih aku berbunyi dari Blackberry Torchku.

 

 

 

 

 

 

“Hallo, selamat malam apa benar ini dengan Saski?” Tanya seseorang diseberang sana.

“Iya betul. Ini dengan Saski. Dengan siapa yah? ”

“Aku Tomi.”

“Tomi siapa?”  tanya Saski.

“Oh, iya maaf. Aku Tomi. aku nemuin sebuah buku agenda  di jalan. Aku udah mencari- cari alamat pemilik buku agenda ini dengan nomor telepon yang ada di dalamnya. Dan ternyata aku nemuin nama kamu disini. Saski Sailendra, kan nama lengkap kamu?

“Iya betul. Makasih banget yah kamu udah nemuin buku aku itu. Aku udah nyari kemana-mana. Buku itu penting banget buat aku.”

“Kalo gitu aku minta alamat kamu boleh? sekalian pingin kenalan.” tanyanya.

“Ah, jangan Tomi. Kita ketemuan aja di Mall yah. ”

“Oh, boleh.. kapan kita bisa ketemu?”

“Gimana kalo 3 mingguan lagi deh. Soalnya aku sekarang lagi banyak tugas. terus juga dua minggu ke depan aku ada UAS. Aku gak bisa Keluar dalam masa itu. Sibuk banget. Sorry.”

“Lo, katanya buku ini penting. Tapi kenapa 3 minggu lagi diambilnya? apa aku ke rumah kamu aja yah?”

“Iya penting banget. Tapi Kuliahku lebih penting. Kamu gak usah ke rumah aku. Biar kita ketemuan di Mall aja. Sekalian aku jalan ama temen aku. Kita rencana mau refreshing ko.”

Ok, nanti kita janjjian lagi yah.Sekalian aku minta pin BB mu. Selamat Malam”

“Boleh nanti aku kirim yah.Malam, ” Jawab Saski.

Akhirnya ketemu juga buku agendaku itu.

Aku pun kemudian konsen untuk menyelesaikan tugas-tugasku dan UAS dua minggu lagi.

si Tomi-sang penemu buku agendaku itu saban hari sms in aku. Ketika malam dia nelpon aku terus. yah, nanya kabar lah. nanya udah makan apa belum. Pokoknya hal hal remeh lainnya deh.

Awalnya aku gak peduli dan terasa amat mengganggu. Tetapi perhatian Tomi lama-lama membuatku  “Penasaran”. apalagi suaranya yang merdu dan terdengar Macho dan lembut.

Kayaknya orang ganteng, tinggi, berkulit putih.

Eemh.., kayak artis-artis Hollywood gitu deh.

Di masa sibukku aku pun tak lepas dari kalender. Tak sabar ingin bertemu si suara merdu, Tomi. yang telah membuatku penasaran.

Akhirnya setelah masa-masa menyelesaikan seabreg tugas kuliah dan UAS, aku pun menghubungi Esti untuk menemaniku mengantar ke Mall bertemu dengan Tomi.

” Hallo, Esti. Besok sore kita jalan yuk. Aku mau ke Mall nih. ada janji ketemu seseorang. Yah sambil kita refreshing.”

“Janji ketemu seseorang? ketemu si Tomi sang penemu buku agenda itu yah?

“Iya. mau kan?? please..” kataku sambil memelas.

“Ok, aku juga penasaran. Seperti apa orangnya. Apa seperti yang kamu bayangkan ya? hihi..”

“Oke, kita pake baju pink yah. biar seragaman. jam tiga aku jemput kamu ya besok di rumah.”

“SIp, nona cantik…”

Setelah aku menelepon Esti. aku pun mengirimkan BBM ke Tomi.

Saski : Tomi besok kita ketemuan di Mall jam 4 sore, di Food Court depan stand Ayam Panggang Emak Ipah. aku pake baju pink.

Tomi : Ok, sip 🙂 aku pake baju biru.

***

Jam dua aku pun meluncur dengan Jazzy ku. aku takut terlambat ampai di tempat. Sebenarnya jarak dari rumahku ke rumahnya Esti dekat, hanya sering macet aja. jadi aku pergi lebih awal.

Untung saja ketika Esti ku jemput dia udah standby di depan pagar rumahnya yang asri.

“Tumben kamu, on time aku jemput. Biasanya ngaret?” tanyaku.

“Ya, kan kita mau ketemuan ma pangeran barumu sang penemu buku agenda.”

“Ah, kamu. Pangeran? tau aja belum? kan kita baru mau ketemuan..” jawabku

“Gak usah merah gitu dong wajahnya, nona cantik…” jawab Esti meledekku

“Apa iya?” tayaku pura-pura.

“Sepertinya sih bakal jadi pacar baru kamu. Abisnya keliatannya kamu kesengsem banget ma si Tomi itu. Apalgi kalo uda dapat telpon dari dia. Mojok aja.. Kamu udah lupa ama si Martin? baru aja putus sebulan, uda gampang jatuh cinta aja kamu ini?”

“Ah, gak tau aku. Gimana nanti aja. Lagian si Martin aku lupain aja. Dia itu Playboy kelas berat. Iih, aku gak sudi inget-inget dia lagi.” Jawabku.

“Ok..Ok.. nona cantik. We see  ya se ganteng apa sih pangeran barumu itu ?”

Aku juga sebenarnya penasaran dengan Tomi. Apa ia seganteng Martin , mantan pacarku itu. Ataukah ia se ganteng artis-artis Hollywood? kalau dari suaranya si merdu, macho. PAsti orangnya pun ganteng dan sesuai harapanku. Ah entahlah..

**

Jam setengah 4, aku dan Esti sudah menunggu kedatangan Tomi di Food Court depan stand Ayam Panggang Emak Ipah. Kami memesan minuman dahulu. Karena kami belum merasa lapar. Kami pun sudah tidak sabar ingin segera tahu sang penemu buku agendaku tersebut. Setiap lelaki yang berseliweran dan memakai baju biru kupandangi satu-satu. Berharap diantara mereka adalah Tomi.

Teng, jam 4 sore. Seorang lelaki menghampiriku. Ia memakaii baju biru.

“Hai, kamu Saski?” tanyanya.

“Emh, bukan. Aku Esti, Saski yang ini. Kamu Siapa? T-O-M-I?” tanya Esti.

“Oh, Sorry. Iya aku Tomi.”

“Hai, Saski. Aku Tomi.” Lelaki itu memperkenalkan dirinya.

ya Tuhann.. ternyata lelaki yang di harapkan dan di bayangkan olehku berbeda jauh.. Suaranya yang merdu, lembut dan macho.

Ternyata Lelaki ini berkulit gelap, tinggi dan Ngondek…

Aihhh…

Kupandangi Esti disebelahku tersenyum geli..

Yaa..Ampunn..mimpi aku semalam?

Iklan

2 comments on “Lelaki itu

  1. Er
    Juni 1, 2013

    hahaaha… yang penting itu cowo hatinya baikkan.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juni 1, 2013 by in cerpen.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 39,597 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: