My Corner (Happy Think, Happy Life)

Kenangan Masa SMA

Ohayou Gozaimasu

Haji Memashite

Watashiwa Ayunda Desu

Yoroshiku Onegaishimasu

Itu adalah kalimat perkenalan saat aku baru pertama kali menginjakkan kelas di kelas tiga ini. Kenapa memakai bahasa Jepang? karena aku memang berada di kelas Bahasa di SMAN 10 Bandung.

Masa SMA adalah masa yang akan terlupakan , begitujuga dengan aku. Aku takkan bisa melupakan masa-masa belajar di kelas ini. Alhamdulillah kelas yang aku pilih ini adalah pilihanku. Aku memang tidak suka IPA apalagi IPS, jadi aku memilih Bahasa. Beruntung di sekolahku ini ada kelas Bahasa nya, kalau tidak? mungkin aku bisa stress. Mamahku pun merestui dan juga menyerahkan pilihannya padaku,

“Ya, daripada jadi “penonton” di kelas IPA dan IPS yah mending jadi “Pemain” di kelas Bahasa”

Aku memilih kelas ini karena aku tertarik dengan pelajaran bahasa Jepang nya. AKu ingin memperdalam bahasa Jepang, dengan harapan aku bisa ke Jepang suatu hari nanti. Selain itu juga aku sangat menyukai puisi ketika itu, baik suka membuat maupun suka ikut-ikut lomba (walaupun hanya lomba antar masjid).

Kelas ini hanya berpenghuni 23 Orang. 5 Laki-laki dan 18 perempuan. Kelas ini memang pilihan karena gak banyak yang tertarik masuk ke kelas ini. Tapi ternyata menurut sejarah berdirinya kelas ini, angkatanku adalah rekor terbanyak untuk kelas Bahasa (biasanya hanya belasan). aku lulu sSMA tahun 2005.

Di Kelas ini asyik banget belajarnya, serasa gak belajar. Karena hampir tiap hari kita belajarnya Menyanyi, Menonton Film dan Meresensi nya. Kalaupun ada yang serius hanya beberapa saja. Bahasa inggris juga gurunya ada 3 (Grammer 2 Orang, Untuk sastranya 1 Orang), Bahasa Indonesia 2 Orang (Sastra, dan tata Bahasa), Bahasa Jepang ada 2 (Sastra, dan Tata Bahasa), ada Bahasa Arab, Sejarah 2 orang (Sejarah Budaya, Sejarah Nasional). yang lainnya standar. ada pelajaran Agama, PPKN, Olahraga,Komputer, dll. Yang paling pentingnya adalah gak ada Matematika nya (aku gak suka banget dengan Matematika). UANnya pun hanya tiga mata pelajaran : Bahasa Indonesia, Bahasa Jepang, dan Bahasa Inggris.

Guru wali kelas nya pun cantik . Santi Sensei.

Dari kelas satu kami belajar Bahasa Jepang dengan beliau. Kesannya galak, perfeksionis, dan pelit nilai. Tapi, Olalaal… di kelas Bahasa ini Beliau  baik banget. Kita sudah anggap beliau seperti ibu sendiri. selain itu juga guru-guru yang lainnya sangat sangat mengasyikkan. Mungkin hanya kelas kita yang murid-muridnya sangat akrab dengan guru-guru nya, karena dalam seminggu kita bisa ketemu 2-3 kali pertemuan. yah, serasa sekolah milik kita saja.

Di kelas ini kita bisa lebih mengenal dengan sesama teman. Dengan teman-teman dari sekolah lain (karena santi sensei sering mengajak kami mengikuti lomba kemampuan Bahasa Jepang). Study Tour nya pun ketemu dengan penyair Taufik Ismail dan teman-temannya, Mengunjungi rumah majalah Horison, Perpustakaan Nasional, Perpustakaan H.B Jassin, Kedubes Jepang, dan terakhir tak ketinggalan DUFAN… . (tapi setelah itu harus membuat laporan dan disidangkan, berasa skripsi aja deh)

Tentang Study Tour ada juga pengalaman yang tak terlupakan.  Ketiak itu kami menginap di daerah Mangga Dua. aku dan beberapa teman-teman yang lain kelaparan pada jam makan malam, karena hotel tempat kami menginap tidak memberi makan dan kami ingin makan makanan berat. akhirnya kami pun turun ke lantai bawah mencari makan. Kami bersepuluh ke luar dari hotel mencari makan, diantar bersepuluh laki-lakinya hanya seorang -itupun yang rada kemayu.

Kami mencari jauh hingga ke perempatan jalan. Sebenarnya kami sangat takut, karena ini Jakarta Bro! bukan Bandung tapi demi perut akhirnya  kami terus mencari. Dan ketemu! kami menemukan rumah makan yang pas di lidah dan kantong kami, yaitu rumah makan Padang.. Enak banget.   Di jalan kami bertemu bencong dan  mungkin juga preman, tapi kami dengan langkah (dipaksakan) berani, tidak menghiraukan apa yang ada, yang penting perut terisi.

Setelah kenyang kami pulang dan kembali ke Hotel. ehh, ternyata di lobi hotel Santi Sensei , guru pembimbing dan teman-teman yang lain menunggui kami. Santi Sensei marah sekali dengan kelakuan kami. Ternyata saat kami keluar tadi Santi Sensei dan guru-guru pembimbing dan dua orang teman kami sedang makan di tenda dekat hotel dan melihat kami keluar ke jalan( Abisnya kami gak diajak makan juga siyh.. kami kan kelaparan juga dan bingung mau cari makan dimana, jadi yah nekat deh!)

Setelah Santi sensei mendengar alasan kami dan melihat ada aku yang ikut dalam pencarian makan tersebut, akhirnya beliau urung memarahi kami, hana di beri nasihat saja. Yah, alhamdulillah jadi anak yang di cap baik oleh guru, jadi menyelematkan teman-teman yang lain. hihihi.

Pokoknya kelas Bahasa ini adalah T.O.P. B.G.T lah..

ini baru yang namanya sekolah..

(BASANOJI- Bahasa No Hiji)

Reuni BASANOJI, Ramadhan tahun 2010BASANOJI, Ramadhan tahun 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Mei 22, 2013 by in flash story.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 41,119 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: