My Corner (Happy Think, Happy Life)

Kotak Makan Alma

kotak makanSetiap hari Jum’at, Alma dan adiknya, Tiara rutin mengaji. Mereka biasa mengaji di masjid dekat TK mereka. Alma  dan Tiara mengaji sepulang sekolah.

Tidak seperti biasanya, Alma dan Tiara hari ini pintar sekali. Mereka berangkat mengaji hanya berdua, tidak diantar bunda. Sebenarnya bunda nya mematau mereka dari jauh hingga sampai ke tempat mengaji

 

 

 

“Assalamu’alaikum, kak Alma, adik Tiara apa kabar?” sambut guru mengajinya. Namanya kak Ayu.

“Wa’alaikum Salam” Jawab Alma dan Tiara.

“Wah kok cuman berdua datangnya, bundanya kemana?” tanya kak Ayu.

Tiba-tiba bunda Alma dan Tiara sudah muncul di depan pintu

“Assalamu’alaikum, kak Ayu. Ini bunda.  Alma dan  Tiara berangkat berdua aja. Tidak bunda antar. Bunda hanya menjemput di sekolah saja, tadi malam mereka bilang mau berangkat sendiri dari sekolah kesini, jadi bunda ikutin aja dari jauh.”

“oh iya, adik-adik? Siapa yang punya ide berangkat sendiri?” tanya kak Ayu.

“Aku kak Ayu.” Kata Alma

“Wah anak yang hebat.” Puji kak Ayu.

Alma pun terlihat berbinar. Tiara juga tak kalah cerianya seperti kakaknya.

“Baik kalo begitu, tadi di sekolah belajar apa? Tanya kak Ayu sebelum memulai pelajarannya.

“Aku tadi bikin kalung kak Ayu, liat niyh kalung aku. Bagus banget khan? “ kata Tiara.

“Wah iya bagus banget kalungnya.”

Alma hanya diam saja tidak menjawab. Mungkin hari ini tidak ada yang spesial di kelasnya.

Mereka pun memulai doa mau belajar.

Karena mengajinya hanya privat, otomatis yang belajar hanya Tiara dan Alma saja.

Alma pintar sekali membaca huruf-huruf hijaiyyah. Dia sudah sangat lancar membaca, jadi hari ini kak Ayu mengajarkan cara menulis huruf hijaiyyah. Sedangkan adiknya, Tiara, hanya membaca beberapa huruf saja. Tiara lebih tertarik dengan push pin dan paku-paku yang memempel di white board. Imajinasi Tiara sangat tinggi. Push pin dan paku-paku tersebut dia tempelkan menyerupai balon yang sedang terbang di udara.

“Kak Ayu lihat, ada balon.” Kata Tiara.

Teriakan Tiara membuat Alma mengalihkan pandangannya dari belajar menulis.

“Mana Tiara?” Kata Alma

“iih  Tiara. Balonnya lucu. Warna-warni” seru kak Ayu.

“Iya Lucu ya kak Ayu.” Kata Alma.

“coba balonnya ada  berapa Tiara?”

“Ada enam kak Ayu,”

“pinter banget siyh adiknya kak Ayu.”

Tiara yang di puji hanya mesem-mesem senang.

Setelah lelah belajar sambil bermain, Tiara pun mengambil donat dari kotak makan bundanya. Alma yang melihat itu pun meminta kepada adiknya, karena donatnya hanya ada satu.

“Tiara, kak Alma mau donat”

“Ngga boleh”

Mereka pun berebutan donat yang hanya satu buah.

“Tiara kenapa kak Alma gak dikasih donatnya? Bukankah kita harus berbagi kan?” tanya Kak Ayu.

Tiara hanya menggelengkan kepalanya. Dia keberatan kalau harus berbagi donat dengan kakaknya.

Kak Ayu pun bercerita,

Tahu ngga adik-adik. Ada seorang anak laki-laki namanya Husen. Dia punya adik namanya Ahmad. Husen mempunyai mainan kereta. Dia bermain sendirian. Tiba-tiba datanglah adiknya yang ingin ikut bermain mainan kereta milik Husen. Tapi Husen melarangnya sampai adiknya menangis. Kemudian Ahmad di belikan maina pesawat terbang yang bisa melayang dan terbang di udara dengan remote tercontrol. Husen tertarik melihatnya dan berniat meminjamnya. Eh, adiknya malah meminjamkan mainan mainan pesawat terbang tersebut, tetpi ketika adiknya mau pinjam mainan kereta milik Husen , Husen melarangnya. Sehingga mainan yang ada di tangan Husen ada dua, mainan kereta dan pesawat terbnag yang bisa terbang. Adiknya pun menangis, ibunya datang dan memarahi Husen.

Ternyata Husen pelitnya gak hanya di rumah aja, tetapi juga di sekolahnya. Sehingga teman-temannya menangis karena tidak di pinjamkan mainan oleh Husen. Akhirnya teman-temannya pun menjauhi  Husen. Karena tidak akan ada yang mau berteman dengan orang pelit.

Lama-kelamaan, Husen pun sadar karena di beritahu oleh kak Anita, kakaknya Husen dan Ahmad. Kata kak Anita, kalo Husen mau di sayang adik Ahmad dan teman-temannya dia harus baik dan gak jadi anak yang pelit.

“Kak Ayu, kalo gitu donatnya bagi dua yah sama kak Alma” kata Tiara Kemudian.

“Nah gitu dong anak yang manis dan cantik, tidak pelit sama kakaknya”,

Setelah selesai mengaji mereka pun berdoa. Alma dan Tiara keluar dari ruangan belajarnya

Ketika mereka keluar bundanya sedang menceritakan kehebatan Alma dan Tiara.

“Tiara habis makan siangnya nak?” tanya Bunda.

“Iah habis, Bun”

“Pinter. Kotak makannya mana nak?”

Tiara pun menunjukkan kotak makan siangnya.

“Bunda aku juga habis bun makan siangnya,” sela Alma gak mau kalah.

“Buuunnnn… kotak makan aku gak ada. Pasti ini gara – gara Tiara. Tadkan di keluar-keluarin dari tas.” Marah Alma dengan mata yang berkaca-kaca.

“Tadi juga ga ada kok kakak Alma, hanya kotak makannya Tiara aja. Coba kak Ayu bantu carikan,”

“Mungkin ketinggalan di sekolah sayang  bukan oleh Tiara. Nanti kita telepon bu Lilis yah, kita tanyakan,” kata Bunda

“Enggak! Tadi ada di dalam Tas dengan jaket. Di keluarin kotaknya  sama Tiara. Kan lihat minumnya juga gak ada.” Teriak Alma sambil menangis keras dari sebelumnya.

Seealh lelah mencari, akhirnya bundanya menelepon ibu Lilis.

“Hallo, assalamu’alaikum ibu Lilis. Kotak makan siangnya Alma ketinggalan di sekolah?”

“Iya bunda, ketinggalan di sekolah.”

“Tunggu..tunggu..bunda loud speaker dulu yah biar kedengeran. Soalnya Alma gak mau ngomong”

“Halo Alma, kota makan siangnya ketinggalan ya di sekolah. Ada kok disimpan sama ibu, tenang aja”

“Oh iya makash bu Lilis. Kak Alma yuk kita ambil sekarang di sekolah”

“Ya sama-sama bunda”

Tangisnya Alma pun mereda dan segera mengambil kotak makan siangnya yang ketinggalan. Tiara yang di tuduh Alma karena udah mengeluarkan kotak makan siangnya hanya bersikap tenang dan cuek bebek… ^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 3, 2013 by in flash story.

Award Kontest Blog

Warung Blogger

Kumpulan Emak-Emak Blogger

Komunitas Bunda Terampil Menulis

Visitors Flag

Flag Counter

Live Traffic Feed

Yang berkunjung Ke Blog Saya

  • 42,724 hits

PageRank My Blog

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: